Semalam entah kenapa, mata saya sulit sekali untuk terpejam. Mungkin karena badan yang semakin meriang akibat “serangan” Faringitis akut yang saya alami sejak 4 hari yang lalu. Huff, meskipun sudah minum obat, entah kenapa badan ini masih saja terasa lemas…
Akhirnya saya memutuskan untuk membaca sms-sms lama yang sempat masuk di handphone saya. Dan mata saya tertuju pada sebuah sms dari seorang sahabat yang membuat saya terharu. Sebuah sms tertanggal 18 Maret 2008, begini isinya:
In life you will realize that the people you meet have a purpose.
Some were put there to test you, some would use you, some would teach you, and some would bring out the better if not the best in you.
Some may event cause you pain and heartache but one must learn to move on. So pray for the people who can’t treat you right, and thank God for those who love you back and see your worth.
Saya tertegun sejenak. Menarik nafas panjang… Iya, kita harus belajar untuk “bersyukur” atas pertemuan kita dengan orang lain. Setiap pertemuan tersebut pasti ada tujuan dan hikmah yang bisa kita petik. Sekali pun orang tersebut menyakiti kita…
Thanks Viju, epadi ereke?