Hati-hati Penyakit Kulit Akibat Olahraga

Saat ini, olahraga sudah menjadi suatu gaya hidup di masyarakat. Menjamurnya tempat-tempat gymnasium yang ramai didatangi orang-orang seolah-olah menegaskan kalau trend berolahraga memang sedang naik. Olahraga dipercaya dapat meningkatkan kebugaran tubuh, namun ada hal-hal yang harus diwaspadai oleh orang yang gemar berolahraga, misalnya menderita penyakit kulit. Banyak sekali jenis-jenis penyakit kulit yang dapat mengenai penggemar olahraga, oleh karena itu mereka harus waspada terhadap penyakit kulit yang mengintai mereka.

fitness-cartoon

Beberapa penyakit kulit yang sering menjangkiti penggemar olahraga adalah sebagai berikut:

Infeksi akibat bakteri

Bisul merupakan infeksi yang cukup banyak menyerang penggemar olahraga. Penularan bisul dapat melalui kontak langsung dengan rekan se-tim olahraga yang terlebih dahulu menderita bisul. Misalnya: meminjam baju, handuk, dan peralatan mandi lainnya. Kontaminasi air pada bak kamar mandi atau kolam renang juga dapat menularkan bisul.

Dermatitis atau yang lebih lazim disebut eksema, dapat disebabkan oleh: baju selam, kacamata renang, topi renang, aksesori sepatu yang terbuat dari  karet, dan kandungan bahan kimia pada air kolam renang. Gejala utama dermatitis adalah rasa gatal.

Infeksi akibat jamur

Penyakit jamur, misalnya: panu, kadas atau kurap sering dikaitkan dengan keadaan kulit yang lembab atau sering berkeringat. Penyakit kadas atau kurap merupakan kelainan kulit yang biasanya bermanifestasi sebagai bercak merah  yang terasa gatal, terutama saat berkeringat. Sedangkan panu biasanya terlihat sebagai bercak putih dan juga terasa gatal terutama saat berkeringat. Penggunaan sepatu yang terus-menerus dan penularan infeksi jamur melalui lantai kolam renang atau kamar mandi merupakan penyebab tumbuhnya jamur pada sela-sela jari kaki dan pada telapak kaki. Infeksi jamur ini menyebabkan rasa gatal pada daerah sela-sela jari kaki.

Infeksi akibat virus

Virus Herpes Simpleks menular melalui kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi. Kulit yang terluka merupakan salah satu pintu masuknya virus ini. Oleh karena itu, sebaiknya kulit yang terluka ditutup dengan plester untuk mencegah penularan infeksi.

Selain infeksi-infeksi di atas, penyakit kulit lainnya adalah:

§  Kapalan; penyebab kapalan adalah seringnya terjadi gesekan pada kulit, sehingga kapalan sering dijumpai pada daerah yang menonjol.

§  Kulit melepuh; penekanan kulit yang berlebihan menyebabkan area tersebut melepuh.

§  Kulit kering dan mengelupas; hal ini sering terjadi pada orang-orang yang memiliki hobi berenang. Paparan air kolam renang yang mengandung klorin dan tingginya frekuensi berenang merupakan faktor penyebab kulit menjadi kering.

§  Terbakar sinar matahari; olahraga di ruang terbuka terutama saat siang hari dapat menyebabkan kulit terbakar sinar matahari.

Banyaknya penyakit kulit yang mengintai kita saat berolahraga seyogyanya tidak menyurutkan niat kita untuk berolahraga, karena manfaat berolahraga jauh lebih banyak dibandingkan dengan penyakit kulit yang mungkin terjadi akibat berolahraga.

* Gambar diambil dari: http://www.businesstravellogue.com *

10 Komentar »

  1. basyirj said

    kira klo udah terkena apa yang harus di lakukan??

  2. Martha, dr said

    yah diobati sesuai dengan penyakitnya, mas… biar tidak tambah parah🙂
    Karena pengobatan infeksi berbeda-beda sesuai dengan penyebabnya. Sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter terdekat😉

  3. cecilia said

    Hiii, jadi ceyem… Untung aja aku g suka olahraga. >.<

  4. Deddy said

    Iya, meski banyak penyakit kulit yang mengintai, jangan sampai hal ini menyurutkan semangat untuk berolahraga. Btw, ditunggu tulisan berikutnya. Mungkin ada tips2 agar aman dari penyakit kulit saat berolahraga? Mencegah kan lebih baik daripada mengobati😉

  5. astriani said

    Blog yang keren. Kunjung balik ke blog saya di http://www.astriani.wordpress.com. Terima kasih

  6. Martha, dr said

    @Deddy: Ini ada beberapa tips aman agar terhindar dari penyakit kulit saat olahraga:
    1. Jangan meminjamkan ataupun meminjam peralatan olahraga (baju, sepatu, kaos kaki, maupun handuk dari teman)
    2. Mencuci peralatan olahraga setelah digunakan
    2. Segera mandi atau membilas diri setelah berolahraga
    3. Pakailah tabir surya saat berolahraga di luar ruangan
    4. Minum air putih ataupun minuman isotonik saat olahraga agar terhindar dari dehidrasi
    4. …… yang terakhir, jangan memforsir diri saat berolahraga, karena hal ini dapat menyebabkan kelelahan yang berakibat terjadinya penurunan daya tahan tubuh. Hal tersebut akan menyebabkan tubuh jadi rentan terhadap infeksi.

    Tetap semangat berolahraga!!!😉

  7. Semuanya ada didiri kita masing” klomemang kita selalu menjaga kebersihan toh penyakit jg pasti ga akan datang kan?
    Maka dari itu tanamkanlah kebersihan pada diri kita………

  8. Rocky said

    Mbak, mau tanya! Boleh nggak habis olahraga n berjeda sekitar 30 menit an lalu mandi, boleh nggak? N jawab di blog ku ya mbak! Sekalian mampir! Terimakasih!

  9. Martha, dr said

    @ stainless tanks: Bener juga. Tapi gak ada salahnya kan kalo selalu jaga kebersihan?🙂

    @ Rocky: Boleh aja… Langsung mandi pun boleh, asal tubuh dalam kondisi fit. Salam Sehat!

  10. mei said

    padahal nh baru ja olahraga siang”

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: