Cantik-cantik Kok Panu-an

Penyakit panu sering dijumpai di masyarakat. Meskipun tidak menyebabkan kematian, tetapi panu menyebabkan gangguan kosmetik. Terutama bila penderita panu tersebut adalah seorang wanita. Tak jarang kita mendengar kalimat: “Cantik-cantik kok panu-an sich?”.

Panu atau dalam bahasa medis disebut Pityriasis versicolor, merupakan infeksi jamur pada kulit yang bersifat ringan, menahun dan biasanya tanpa keluhan. Gejala panu yang dapat dilihat adalah: bercak yang berbatas tegas dengan bentuk, ukuran dan warna yang bermacam-macam. Warna bercak panu pun bervariasi, mulai dari putih, merah muda, kuning kecoklatan, coklat muda, atau kehitaman. Variasi dari warna tersebut tergantung pada pigmen kulit, paparan sinar matahari, dan lamanya menderita panu.

Panu sering dijumpai pada bagian tubuh yang tertutup pakaian seperti dada, punggung, perut, lengan atas, paha, leher, dan muka. Penderita umumnya tidak mengeluh atau kadang hanya timbul rasa gatal ringan, terutama pada musim panas atau pada saat berkeringat banyak.

Saat ini sudah banyak obat panu yang dijual bebas di apotek atau toko obat. Penderita  dapat memakai obat panu sesuai dengan aturan pakai yang tertera. Namun, alangkah baiknya bila panu tidak kunjung sembuh, penderita segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Bye bye panu…

Komentar (6)

Ini Pun Akan Berlalu…

Seorang narapidana baru merasa ketakutan dan tertekan. Tembok-tembok batu di selnya seperti menyerap habis semua kehangatan; jeruji-jeruji besi bagai mencemooh segala belas kasih; suara gelegar baja yang beradu ketika gerbang ditutup, mengunci harapan jauh-jauh. Hatinya terpuruk sedalam hukumannya yang sedemikian lama. Di tembok, di atas kepala tempat tidur lipatnya, dia melihat sebuah kalimat yang tergores disana: INI PUN AKAN BERLALU.

Kalimat itu melecut semangatnya, mungkin demikian juga dengan narapidana lain sebelum dia. Tak peduli betapa beratnya, dia akan menatap tulisan itu dan mengingatnya, “Ini pun akan berlalu”. Pada hari dia dibebaskan, dia mengetahui kebenaran dari kata-kata itu. Waktunya telah terpenuhi; penjara pun telah berlalu. Ketika dia menjalani kembali kehidupan normalnya, dia sering merenungkan pesan itu, menulisnya di secarik kertas untuk ditaruh di samping tempat tidurnya, di mobil, dan di tempat kerja.

Bahkan saat dia mengalami hal-hal yang buruk, dia tak akan menjadi depresi. Dengan mudah dia akan mengingat “Ini pun akan berlalu”, dan terus berjuang. saat-saat yang buruk pun tidak memerlukan waktu yang lama untuk berlalu. Lalu ketika saat-saat yang menyenangkan tiba, dia menikmatinya, tetapi tanpa terlalu sembrono. Sekali lagi dia akan mengingat “Ini pun akan berlalu”, dan terus lanjut bekerja, tanpa menggampangkan hal yang menyenangkan itu. Saat-saat yang indah biasanya juga tak akan bertahan lama-lama.

Bahkan ketika dia menderita kanker, “Ini pun akan berlalu” telah memberinya pengharapan. Pengharapan memberinya kekuatan dan sikap positif yang mengalahkan penyakitnya. Suatu hari, dokter spesialis memastikan bahwa “kanker pun telah berlalu”. Pada hari-hari terakhirnya, di atas ranjang kematian, dia membisikkan kepada orang-orang yang dicintainya, “Ini pun akan berlalu”, dan dengan enteng dia meniggalkan dunia ini. Kata-katanya adalah pemberian cinta terakhir bagi keluarga dan teman-temannya. Mereka belajar darinya bahwa “Kesedihan pun akan berlalu”…

Dikutip dari: Membuka Pintu Hati (Oleh: Ajahn Brahm)

Komentar (10)

Vegetarian; Bukan Sekedar Gaya Hidup (Bagian 2)

Gimana sih pola konsumsi yang bener biar sehat terus???

Pola konsumsi setiap orang dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: budaya, lingkungan, masyarakat, pengetahuan mengenai jenis makanan, kemampuan ekonomi dan makanan yang tersedia. Saat ini, terdapat berbagai jenis makanan, mulai dari yang murah sampai mahal, mulai dari yang sehat sampai “junk-food”. Namun, secara ilmiah terdapat enam kelompok zat gizi utama yang memiliki fungsi yang spesifik dan unik. Enam kelompok gizi tersebut digambarkan dalam bentuk piramida. Bahan yang berada di puncak berarti yang paling sedikit dikonsumsi. Sebaliknya yang berada di dasar merupakan bahan makanan yang paling banyak dikonsumsi. Makanan dari satu kelompok tidak bisa digantikan oleh kelompok yang lain, karena semuanya diperlukan oleh tubuh. piramida_makanan1

Baca entri selengkapnya »

Komentar (16)

Vegetarian; Bukan Sekedar Gaya Hidup (Bagian 1)

Pada era modern sekarang ini semakin banyak saja penyakit yang ditemukan. Sejalan dengan meningkatnya angka kematian akibat beberapa penyakit modern, seperti penyakit jantung, penyumbatan pembuluh darah, kanker, kegemukan, hipertensi, stress, dan hiperkolesterolemia, pola hidup sehat dengan vegetarian merupakan pilihan yang tepat.

Love us, not Eat us!

Memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian tidak mudah. Apalagi bagi mereka yang belum terlatih dan tidak mendapat dukungan dari keluarga. Seringkali masyarakat beranggapan bahwa vegetarian akan menyebabkan terjadinya anemia. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai vegetarian. Anemia yang sering dikaitkan dengan vegetarian adalah anemia defisiensi zat besi (Fe).

Nah, Apa sih Anemia itu?
Anemia, atau yang lebih kita kenal dengan penyakit kurang darah, adalah bila kadar hemoglobin darah kurang dari 12 g/dL dan hematokrit kurang dari 35 cL/L. Data WHO menyebutkan kurang lebih dua miliar penduduk dunia terkena anemia. Tanda-tanda anemia antara lain : kulit pucat, rasa lelah, nafas pendek, kuku mudah pecah, kurang selera makan, dan sakit kepala bagian depan.  Namun, terkadang tidak ada keluhan bila pasien mengalami anemia ringan. Oleh sebab itu tidak ada data yang pasti mengenai jumlah kasus anemia di dunia.

Vegetarian itu gimana ya? Baca entri selengkapnya »

Komentar (19)

People in Life…

Semalam entah kenapa,  mata saya sulit sekali untuk terpejam. Mungkin karena badan yang semakin meriang akibat “serangan” Faringitis akut yang saya alami sejak 4 hari yang lalu. Huff, meskipun sudah minum obat, entah kenapa badan ini masih saja terasa lemas…

Akhirnya saya memutuskan untuk membaca sms-sms lama yang sempat masuk di handphone saya. Dan mata saya tertuju pada sebuah sms dari seorang sahabat yang membuat saya terharu. Sebuah sms tertanggal 18 Maret 2008, begini isinya:

In life you will realize that the people you meet have a purpose.

Some were put there to test you, some would use you, some would teach you, and some would bring out the better if not the best in you.

Some may event cause you pain and heartache but one must  learn to move on. So pray for the people who can’t treat you right, and thank God for those who love you back and see your worth.

Saya tertegun sejenak. Menarik nafas panjang… Iya, kita harus belajar untuk “bersyukur” atas pertemuan kita dengan orang lain. Setiap pertemuan tersebut pasti ada tujuan dan hikmah yang bisa kita petik. Sekali pun orang tersebut menyakiti kita…

Thanks Viju, epadi ereke? ;)

Komentar (8)

Sikap adalah Suatu Pilihan

Hidup Anda tidak ditentukan oleh apa yang kehidupan bawa kepada Anda,

melainkan oleh sikap yang Anda bawa kepada kehidupan;

tidak oleh apa yang terjadi pada Anda,

melainkan oleh bagaimana pikiran Anda melihat apa yang terjadi….

- John Homer Miller -

Komentar (13)

Masih Muda Kok Udah Keriput…

Kulit yang bersih, bersinar dan kencang merupakan impian semua orang, terutama kaum wanita. Dan di zaman modern yang sarat dengan ilmu pengetahuan dan teknologi ini, kaum wanita menjadi semakin mawas dengan terjadinya proses penuaan (misalnya: keriput) pada kulitnya.

cermin ajaib?

Apa saja sih yang mempengaruhi terjadinya keriput? Baca entri selengkapnya »

Komentar (8)

Older Posts »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.